Minggu, 26 Juli 2015

Indonesian (Rare) Music (Playlist)

Haaiiii!!
Kali ini gue mau membahas tentang lagu-lagu Indonesia yang mungkin jarang didengar oleh orang-orang.

Kayak apa contohnya?

Oke,
JENGJENGJENGJENG

cekidot.


1. Shena - Imaji
















Lagu yang dibawakan dengan genre Smooth Jazz ini berhasil membuat gue jatuh cinta. Dan memang, semenjak gue ngeliat kakak yang satu ini di X Factor, gue bener-bener langsung jatuh cinta sama suaranya dan yakin kalo dia pasti bisa nerusin ke industri musik Indonesia berikutnya. (Ceilah)


2. White Shoes & The Couples Company - Kisah Dari Selatan Jakarta
















Lagu yang sedikit banyak bernuansa Ballad Jazz ini pertama kali gue denger waktu gue kelas 8.

Lagu ini selalu berhasil membuat gue melayang-layang kalo lagi bosen. Suaranya Nona Sari di sini memang klop banget sama arrangement musiknya.

Mantaplah.


3. Monita Tahalea - Senja
















Lagu ini termasuk salah satu lagu Indonesia yang adem dan enak didenger. Selain karena suaranya Mba Monita yang halus dan berkarakter, arrangementnya juga pas.


4. Danilla - Ada Di Sana
















Lagu yang bergenre Ballad Jazz ini bener-bener membuat gue jatuh cinta dari waktu pertama kali gue denger, sampe sekarang.

Yang paling gue suka dari lagu ini adalah pengambilan chord di reff-nya. Chordnya loncat tapi entah kenapa gue selalu ketagihan dengerin bagian yang itu. Wew.

Dan, gue cinta banget sama suaranya Danilla yang halus dan agak berat. Hehehe


5. Katjie & Piering - Kinanti
















Hal yang paling bisa bikin gue jatuh cinta sama lagu ini adalah, lagu ini bernuansa musik tradisional yang mirip sunda. Jadi lagu ini kesannya kayak lagu sunda yang di-modernisasi-kan.

Buat kalian yang suka coba denger macem-macem genre musik, nih deh dengerin aja. Mungkin kalian bisa suka. Hahaha


6. Gerald Situmorang - Waving
















Gue jarang banget lihat musisi Indonesia yang murni main intrumental aja, dan aksi Gerald Situmorang ini bikin gue terkagum-kagum.

Lagu ini adem banget sih, mirip sama ademnya lagu Seoul Bolero (lihat post-an blog gue yang sebelumnya). Cuma bedanya kalo Seoul Bolero di tengah-tengah-nya pake Harmonica, ini pake Saxophone.


Yaa, segitu dulu playlistnya. Nanti ditambah-tambah lagi kalo udah nambah, whehehe.
Daahh!


Sabtu, 25 Juli 2015

Playlist Lagu Korea

Kalian semua pasti berfikir, "penulisnya kpopers ya ternyata" setelah melihat judul blog yang satu ini.

Sebenernya, dibilang kpopers sih bukan. Cuma ada beberapa- dan mungkin termasuk banyak lagu korea yang gue suka. Tapi kalo denger "Korea", pasti kalian ngebayanginnya lagu-lagu dari boyband/girlband macem Shinee, Super Junior, Exo, SNSD, F(X), Miss A, KARA, T-ARA-

eh tunggu,
kok gue hafal banyak.

Ya, sebenernya bukan lagu-lagu dari mereka, tapi "Korea" yang lain. Memang sih, ada beberapa lagu kpop (yang maksudnya dari girlband/boyband) yang gue suka, tapi yang mau gue bahas dan share ke kalian bukan yang itu.

Terus yang kayak gimana?
Oke,

JENGJENGJENGJENGJENG
cekidot.


1. IU - Friday


Ini dia yang pertamaa! Gue inget dulu pernah ada temen gue yang merekomendasikan gue lagu ini karena dia bilang gitarnya enak. Alhasil gue addicted banget sama lagu satu ini. Selain memang karena guitar-intro-nya enak, lagu ini pas banget sama selera gue. Mulai dari beat, melodi, dan arrangementnya bener-bener pas, ditambah suaranya IU yang halus tapi pas bagian powernya dia tetep dapet.

Mantap deh, recommended banget buat orang-orang yang suka pop-jazz.


2. IU - Love of B (Karena nggak ada video clipnya, gue pasang yang live version aja ya)

Ini adalah lagu kedua dari IU yang gue suka. Sebenernya yang paling gue suka dari lagu ini adalah melodi gitar yang dibawakan oleh Park JuWon. Ditambah lagu ini bergaya Manouche-Jazz yang mirip sama lagu-lagu Django Reinhardt, tapi ditambah vocal.

Dan sekali lagi, suara IU yang halus tapi powernya dapet bikin gue addicted bangetbanget sama lagu ini.


3. AKMU - 200%
















Lagu yang bernuansa R&B Pop ini baru aja gue dapet gara-gara scrolling page ask.fm gue kemarin. Ternyata kegiatan membosankan yang gue lakukan sehari-hari bisa mempertemukan gue sama lagu yang enak.

Menurut gue, lagu ini sedikit banyak mirip sama lagu-lagunya RAN, dan sama seperti gue suka lagunya RAN, gue suka lagu ini karena beat dan melodinya dapet banget.


4. Yun Seokcheol Trio - Three Points of View
















Kalo AKMU genrenya R&B Pop, lagu yang satu ini genrenya R&B Jazz, atau mungkin bisa juga masuk ke kategori Smooth Jazz.

Lagu ini lagu intrumental ter-asik yang pernah gue denger. Dan yang unik, main-intrumental-nya dipegang sama piano, yang biasanya dikenal sebagai intrumental yang berat dan emosional.


5. Park BoYoung - My Prince
















Lagu korea yang satu ini melodinya lullaby-able(?) banget. Gue sering dengerin lagu ini kalo lagi nggak bisa tidur. Karakter suara yang dibawain Park BoYoung disini halus dan pas sama iringan gitarnya.

Bagi kalian yang suka tiba-tiba nggak bisa tidur tengah malem (bukan yang insomnia beneran ya, itu beda lagi), dengerin lagu ini aja, siapa tau terbantu, hehe.


6. Jang Nara - Sweet Dream
















Lagu ini bisa dibilang lumayan kuno sih, tapi kalo di telinga gue tetep kedengeran enak.

Lagu ini gue kenal pertama kali waktu gue kelas 3 SD, gara-gara dengerin playlist lagu tante gue. Eh ternyata lagunya enak, dan sampe sekarang melekat terus di iPod gue, ehe.

Mungkin beberapa di antara kalian udah pernah denger lagu ini, tapi kalo belom denger, dengerin deh, enak.

((Hehe))


7. Lee Sun Hee - J
















Ini termasuk lagu yang kuno banget sih, kalo lagunya Jang Nara kuno, ini lagu super kuno. Gue nggak begitu suka dengerin versi originalnya, tapi yang versi live ini enak banget.

Gue suka banget sama iringan gitarnya Park Juwon dan emotional-vocal-nya Lee Sun Hee di sini.

Hehe.


8. Park JuWon - Seoul Bolero
















Ya, ini dia, lagu korea terakhir yang akan gue share disini.

Kenapa dipasang jadi penutup?
Karena gue suka sekali sama lagu ini. Ini lagu terenak yang pernah gue denger. Lagu ini dipasang dengan genre favorit gue, slow-bossa.

Menurut gue, lagu ini seperti dirimu, perfecto ((ea)).

Melodi gitarnya nostalgic dan adem, petikan bass-nya sangatlah bossa, kalo kalian dengarkan baik-baik, itu ada suara gendangnya yang bikin lagu ini jadi lebih berwarna, dan harmonica-nya di tengah-tengah so perfecto.

Untuk kalian yang suka slow-bossa dan suka menenangkan diri sendirian di dalam kamar, dengarkanlah lagu ini. Dijamin kalian akan dibuat terbang melayang ke alam imajinasi yang jauh.
Ceilah.


Yaa, segitu dulu playlist koreanya, kapan-kapan kalo udah nambah lagi, bakal gue share lagi dah.
Daahh!


Kamis, 23 Juli 2015

Sinchan

Sekitar 3 tahun yang lalu, tepatnya waktu gue SMP kelas 1, gue tertarik sama seseorang, yang akhirnya gue beri nama samaran "Sinchan" karena alisnya.

Alisnya kenapa? Ya pikir aja sendiri.

Seperti biasa, gue selalu tertarik sama cowo-cowo konyol nan aneh, kadang mereka juga bisa disebut autis saking anehnya. Entah apa memang selera gue yang aneh atau guenya yang aneh.

Sinchan bukan tipe orang yang gaul, tapi bukan ansos juga. Orangnya biasa aja, pinter, dan konyol. Senyumnya manis, kulitnya agak tan tapi bukan item, orangnya lucu, tapi aneh.

Dia adalah satu-satunya cowo yang bisa memberikan gue kenangan-kenangan yang- hm- lucu, walaupun dia sendiri nggak sadar.

Bukan, Sinchan bukan pacar gue, bukan mantan gue. Dia hanyalah orang yang pernah gue sukai, dan rasa suka itu agak berbeda dibanding orang lain.

Kalau orang lain bilangnya mungkin- "sayang". Tapi gue nggak berani dan nggak yakin bahwa itu bisa disebut "sayang", karena jujur, gue sendiri belum ngerti apa yang disebut sayang, apalagi cinta. Yang jelas, gue tertarik sama dia, gue suka sama dia, tapi bukan hanya sebatas orang yang gue kagumi, bukan hanya sebatas teman yang lucu. Lebih, tapi bukan sayang, hanya menyukai, tapi mungkin lebih, dan mungkin juga tidak.

Bingung? Ya, gue pun begitu.

Gue selalu bertanya-tanya apa sebenarnya yang gue pikirkan terhadap dia. Sinchan ini siapa? Memangnya dia ini kenapa? Bisa-bisanya gue dibikin bingung sama seseorang, yang bahkan gue sendiri nggak begitu ngerti seluk beluk orang ini seperti apa.

Yang gue inget, dia adalah sosok yang pernah menyapa gue dikala gue sedang menunggu hujan deras untuk berhenti.
Yang gue inget, dia adalah orang yang tiba-tiba duduk di sebelah gue, dan dengan tawanya dia mengekspresikan imajinasinya kepada sebuah kertas yang tertera di meja.
Yang gue inget, dia adalah sosok yang membantu gue di saat gue bingung bagaimana caranya menggenggam tongkat untuk acara sekolah saat itu.
Yang gue inget, dia pernah meminta gue untuk menyanyikan sebuah lagu yang dia suka.
Yang gue inget, dia pernah tersenyum ke arah gue secara tiba-tiba, di mana saat itu, gue cuma bisa membalas dengan kata-kata singkat yang mungkin terdengar menyebalkan.
Dan yang gue inget, dia pernah mengalirkan air mata di depan gue, dan untuk kesekian kalinya, perasaan gue dibuat berayun tak keruan.

Sinchan bagaikan sesosok kereta dalam sebuah dunia peri yang terus membawa gue ke alam yang berwarna.

Sinchan selalu memberikan pelangi yang berwarna terang dan indah. Terkadang, hujan pun ia turunkan, tapi pelangi pasti akan selalu menyertai, dan menghapus hujan itu seketika.

Walaupun mungkin dia tidak sadar akan hal itu.

Banyak hal yang membuat gue terus terbayang oleh sikapnya, senyumnya, wajahnya, kata-katanya, caranya berbicara, tapi semua itu gue biarkan berlalu.

Walaupun Sinchan bukan orang yang sekarang terus menghantui pikiran gue, tapi gue akan selalu mengingat dia sebagai orang yang paling sering membawa gue terbang dan mengukir senyuman kecil tanpa gue sadari.

Selasa, 21 Juli 2015

Khyalan Tentang Doi

Halo, nama gue Vietra.

Biasanya suka dipanggil Vie, tapi karena "katanya" mata gue sipit (atau ada juga yang bilang kayak ketarik di ujung) jadi beberapa teman manggil gue Cici. Gue sebenarnya nggak gitu ngerti korelasinya apa, tapi ya sudahlah, perkenalannya cukup sampai sini.

Judul blog ini, "Khayalan Tentang Doi". Ya bisa dibaca sendiri kan? Oh, atau ada yang nggak bisa baca?

Hmm.....
Yasudah.

Sebenarnya, walaupun keliatan kayak orang yang nggak peduli masalah pacaran, gue ini tipe orang yang suka mengkhayal sendiri kalo udah nemuin orang yang gue suka.

Tapi kenapa nggak pernah pacaran?

Ya, jawabannya simpel: Orang yang gue suka nggak ada yang suka sama gue.

Hix. Q sedih.

Lagipula walaupun ada yang suka, gue juga nggak kepikiran pengen pacaran sih. Karena "suka" kan bukan berarti "sayang", buat apa pacaran? Gitu.

Nah, kembali ke judul utama. "Khayalan Tentang Doi".

Karena nggak pernah pacaran, gue suka mengkhayal sendiri dan kadang ngefly sendiri saking berasa nyata khayalan gue.

Aneh?
Ah, nggak juga sih bro.

Eh tapi iya sih.

Ya beberapa di antara kalian yang jomblo pasti juga seringlah, ngayal-ngayal sendiri tentang doi. Bener kan? Ngaku aja udah. Itu wajar kok, asal ngayalnya jangan kelewatan.

Misalnya ngayal naik elang indosiar sama doi.
Ah sudahlah, yang ada kalian malah dikata kampungan.

Tapi, tiap orang punya khayalannya masing-masing. Kayak, ngayal main-main di taman sama doi, main pasir di pantai sama doi, main robot-robotan sama doi, atau main barbie sama doi.

Eh
kok jadi kayak khayalan anak kecil main ama temennya?

Nah, gue juga punya khayalan tersendiri tentang doi. Nau cekidot.

[ WARNING : It contains an absurd and weird imagination that'll make you think that the writer is definitely ORANG SAKIT JIWA ]

1. Kayang di mall.
Gue punya satu khayalan yang sangat kuat sama doi, yaitu kayang di mall. Kayang di mall, diliatin sama orang, terus kita berdua difotoin. Besoknya kita masuk koran kempes dengan judul: "Sepasang Muda Mudi Kayang di Mall", terus ada salah satu komentar dari para saksi, "saya rasa dua orang ini baru keluar dari rumah sakit jiwa".

2. Selfie bareng.
Ya, kedengarannya normal. Biasanya, pasangan normal akan selfie dengan gaya ala-ala romance d'au lait- wait, ini apaan?
Maksudnya ala-ala romantis jaman sekarang gitu. Kayak, selfie pas lagi pegang tangan, selfie pas lagi dicium pipinya, selfie sambil pelukan, lalalala dan sebagainya.
Kalo gue, ngayalnya selfie di cafe-cafe, backgroundnya bartender yang lagi bikin gundam- eh- kopi, terus...
CEKREK!
Ada 2 muka sapi nongol.

3. Ngeliat sunset di pantai.
Weh, ini khayalan paling romantis mas bro. Gue juga bisa dong romantis. Ehe ehe ehe ehe ehe ehehehehehe.
Ngeliat sunset di pantai, sambil nyanyiin lagu favorit kita berdua #OHOK. Terus gue bakal bilang, "Wah, cantik ya sunsetnya", dan doi bakal bilang, "iya, kayak kamu".
ASTAGHFIRULLAHALAZIM INI GUE NGAYAL APA KOK JADI GINI.
Bukan, bukan gitu.
Kita ngeliatin sunset, terus diam seribu bahasa. Tanpa ada kata, hanya memperhatikan indahnya mentari terbenam, dan menikmati hangatnya suasana yang ada.
Asik.....

Itulah, beberapa khayalan absurd gue (yang ketiga nggak masuk itungan kan?). Ya, sebenarnya masih banyak, tapi yang paling sering dibayangkan ya 3 itu. Ehe.

Buat kamu yang q suka..
Maaf yah qm malah disukai sama orang aneh kayak aq.

Daahh!